Tim PBR UTU Melakukan Kegiatan Edukasi dan Aplikasi Akuaponik Rakit Apung Di Nagan Raya
  • Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
  • 18. 07. 2021
  • 0
  • 877

Universitas Teuku Umar Melalui Program Studi Akuakultur melaksanakan kegiatan edukasi dan aplikasi akuaponik rakit apung di Desa Lhok Seumot, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya. Kegiatan ini merupakan sinkronisasi dari Program Kampus Merdeka sebagai wujud kontribusi nyata Universitas untuk masyarakat. Pengabdian berbasis riset (PBR) ini merupakan solusi permasalahan belum optimalnya pemanfaatan wadah budidaya ikan. Selama ini hasil dari kegiatan budidaya yang dilakukan masyarakat di Desa Lhok Seumot hanya menghasilkan kecukupan protein berupa ikan, namun kebutuhan berupa vitamin, mineral dan serat belum tercukupi. Akuaponik rakit apung ini merupakan solusi untuk menghasilkan kecukupan kebutuhan protein, vitamin, mineral serta serat dalam satu wadah budidaya ikan. Kegiatan Pengabdian Berbasis Riset ini merupakan implementasi hasil riset yang dilakukan oleh tim dari Prodi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar yaitu Fazril Saputra, M.Si dan Yusran Ibrahim, M.Si.

Fazril menjelaskan bahwa pembuatan Sistem Akuaponik Rakit Apung di Desa Lhok Seumot, Kecamatan Beutong ini bertujuan untuk meremediasi air limbah wadah terpal ikan, sekaligus memanfaatkan kandungan senyawa organik yang terdapat di dalamnya untuk menumbuhkan tanaman air seperti kangkung yang dapat dikonsumsi masyarakat Desa Lhok Seumot.

Teknologi akuaponik merupakan metode budidaya gabungan antara akuakultur dan hidroponik dalam satu wadah. Akuakultur adalah proses pemeliharaan ikan, sedangkan hidroponik adalah menanam tumbuhan dengan media tumbuh berupa air. Perpaduannya itu dengan memanfaatkan air limbah wadah bak terpal ikan yang kandungan senyawa organiknya cukup tinggi untuk menanam tumbuhan. Teknologi akuaponik sistem rakit apung merupakan modifikasi teknologi akuaponik yang telah digunakan untuk lebih mengefisienkan wadah budidaya ikan.

Pengabdian Berbasis Riset, Akuaponik Rakit Apung ini juga merupakan peran aktif Universitas Teuku Umar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Lhok Seumot, Kecamatan Beutong, Kabupaten Naganraya. Pengabdian ini telah di mulai sejak Bulan Juni Sampai September 2021. "Harapannya setelah mengikuti pengabdian ini, masyarakat dapat menggunakan Sistem Akuaponik Rakit Apung untuk produksi ikan dan sayuran secara berkelanjutan," kata Fazril. Tumbuhan yang sudah dicobakan dalam kegiatan PBR adalah tanaman kangkung, sedangkan ikan yang sudah dicobakan dalam kegiatan ini adalah ikan lele dan ikan gabus.

Kegiatan Pengabdian ini merupakan salah satu dari rangkaian Program Pengabdian Berbasis Riset yang didanai oleh Dana Internal Universitas Teuku Umar dan dikoordinasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM-UTU). Kegiatan Pengabdian Berbasis Riset ini merupakan salah satu cara Universitas Teuku Umar untuk menyebarluaskan perkembangan ilmu kepada masyarakat Provinsi Aceh khususnya dan masyarakat Indonesia Umumnya.

Lainnya :