Tingkatkan Jumlah Proposal PKM, Fakultas Ekonomi Gelar Webinar Penguatan Kualitas PKM
  • UTU News
  • 17. 09. 2021
  • 0
  • 475

MEULABOH, UTU – Dalam rangka menumbuhkan semangat para mahasiswa dalam menyusun proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Universitas Teuku Umar melalui Fakultas Ekonomi melakukan webinar Penguatan Kualitas Proposal PKM. Kegiatan yang dihadiri lebih dari 250 peserta tersebut dilaksanakan secara daring pada Rabu, 15 September 2021 dengan nara sumber reviewer nasional PKM, Ari Saputra, ST, MT.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Ekonomi, Prof. Dr. Teuku Zulham, M.Si, Wakil Dekan I, Dr. Syahril, M.Si, Wakil Dekan II, Amsal Irmalis, M.Sc, Koordinator Pusat PKM UTU, Yarmaliza, M.Kes, Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Univesitas Teuku Umar.

Dekan Fakultas Ekonomi, Prof. Dr. Teuku Zulham, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa para mahasiswa Fakultas Ekonomi harus lebih banyak lagi menyusun proposal PKM untuk pembiayaan tahun 2022. Menurutnya, sejauh ini Fakultas Ekonomi belum mendominasi jumlah PKM yang didanai oleh Direktorat Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Dikti Kemdikbudristek RI).

Prof. T. Zulham berharap agar para mahasiswa dan dosen Fakultas Ekonomi bisa menghasilkan dan memenangkan pendanaan proposal PKM tahun 2022 nanti. Ia menyarankan  agar para mahasiswa dan dosen pembimbing PKM bisa mengambil judul-judul PKM yang unik serta judul-judul yang bermuara pada Visi Misi UTU yakni menjadi sumber inspirasi dan referensi pada sektor Agro and Marine Industry.

Sementara itu, Ari Saputra, ST, MT yang menjadi nara sumber pada kegiatan penguatan kualitas Proposal PKM menjelaskan bahwa dari 8 bidang PKM, ada beberapa jenis yang sudah berubah istilahnya, diantaranya adalah PKM-P sekarang berubah istilahnya menjadi PKM Riset, lalu ada PKM-K, PKM-PM, PKM-T yang sekarang menjadi PKM-IT, serta PKM-KC. Menurutnya itu adalah 5 bidang PKM yang diajukan dalam bentuk proposal dan mendapatkan pendanaan serta akan dievaluasi secara bertahap.

Dilanjutkannya, disamping itu ada proposal PKM-GT dan PKM-AI yang adalah PKM dalam bentuk gagasan dan mendapatkan insentif sehingga terpisah dari PKM 5 Bidang.

“Dari 8 skim PKM yang tidak harus terikat dengan bidang ilmu adalah PKM-K, PKM-PM dan PKM-GT, sementara yang lainnya itu diminta ketua timnya harus sesuai dengan bidang keilmuanya,” Jelasnya.

“Itu saja yang utama yang perlu kita penuhi, yang lainnya biasa, anggotanya 3-5 orang itu saja saya kira menjadi ketentuan bakunya,”tambahnya.

 

 

Lainnya :